Sebuah pulau dengan keindahan eksotic pantai yang mempesona dan menimbulkan decak kagum saya selama di pantai Selopeng-Madura, Betapa tidak, deburan ombak menghantam perahu nelayan yang berjajar rapi di bibir pantai ini.
Dan satu hal yang membuat saya penasaran yakni perahu nelayan orang-orang madura ini unik sekali. walau begitu sederhana tapi perahu itu tampak kokoh karena semangat orang-orang madura yang begitu gigih dan pantang menyerah untuk melawan ombak.
Ada nama yang unik dibalik perahu orang madura, yaitu nama perahu mereka dinamakan “Parao Gole’an”. Wah nama yang khas dan mudah diingat tentunya. Selama di pantai Selopeng saya banyak bercerita dengan para penjual makanan disana yang tak lain penduduk asli pantai selopeng.
Selasa, 19 April 2011
Pembuatan Tempe dan Yoghurt
PEMBUATAN TEMPE
1. Kedelai ¼ kg
2. Ragi tempe 1 sdm
3. Plastik Secukupnya
4. Air Secukupnya
5. Panci 1 buah
6. Baskom 1 buah
7. Lilin 1 buah
8. Jarum 1 buah
Prosedur pembuatan:
1. Merendam kedelai dalam baskom yang sudah berisi air ±1 jam
2. Mencuci kedelai hingga bersih
3. Merebus kedelai hingga setengah matang
4. Mengupas kulit kedelai dan mencucinya hingga bersih
5. Membagi kedelai tersebut menjadi dua bagian
6. Melumuri kedelai bagian pertama (palstik A dan B) dengan ragi tempe hingga rata dan bagian kedua (plastik C an D) tidak diberi ragi.
7. Mendiamkannya ± 15 menit (agar ragi tempe meresap)
8. Memasukkan kedelai yang sudah diberi ragi ke dalam plastik dan melubangi plastik dengan jarum (plastik A) dan bagian plastik B tidak dilubangi (sebagai pembanding)
9. Membungkusnya/ menjilid plastik tersebut dengan lilin
10. Meletakkan kedelai tersebut dalam ruang gelap dan suhu ruang ±48 jam.
Khasiat Daun Sembukan
Daun sembukan biasanya dibuat makanan yang disebut pelas sembukan. Walaupun rasanya enak tapi kalau kentut bisa bau bukan main. Berikut ini khasiat obat dari sembukan.
Nama latin: Paederia foetida L.
Nama daerah: Daun kentut; Kahitutan; Kasembukan; Bintaos; Gumi siki
Deskripsi tanaman: Semak semusim, membelit, batang masif beruas, berakar, dari buku-buku tumbuh akar, warna cokelat. Daun tunggal, berhadapan, bulat telur, berbulu. Perbungaan bentuk malai, mahkota putih. Buah batu, warna kuning
Nama latin: Paederia foetida L.
Nama daerah: Daun kentut; Kahitutan; Kasembukan; Bintaos; Gumi siki
Deskripsi tanaman: Semak semusim, membelit, batang masif beruas, berakar, dari buku-buku tumbuh akar, warna cokelat. Daun tunggal, berhadapan, bulat telur, berbulu. Perbungaan bentuk malai, mahkota putih. Buah batu, warna kuning
Selasa, 12 April 2011
RPP IPA Terpadu "Letusan Gunung Berapi"
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
MATA PELAJARAN : IPA TERPADU
TEMA : LETUSAN GUNUNG BERAPI
KELAS : VIII
ALOKASI WAKTU : ....
Standar Kompetensi:
1.Memahami prosedur ilimiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan
4. Memahami berbagai sifat dalam perubahan fisika dan kimia
4. Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan
7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem
Kompetensi Dasar
1.3. Melakukan pengukuran dasar secara teliti denagn menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering gdigunakan dalam kehidupan sehari-hari. (kelas VII/ semester 1)
4.4 Mengidentifikasi terjadinya reaksi kimia melalui percobaan sederhana (kelas VII/ semester 1)
4.3 Mendeskripsikan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan dalam kemasan yang terdapat dalam bahan makanan (kelas VIII/ semester 1)
7.1 Menentukan ekosistem dan salinh hubungan antara komponen ekosistem (kelas VII/ semester 2)
MATA PELAJARAN : IPA TERPADU
TEMA : LETUSAN GUNUNG BERAPI
KELAS : VIII
ALOKASI WAKTU : ....
Standar Kompetensi:
1.Memahami prosedur ilimiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan
4. Memahami berbagai sifat dalam perubahan fisika dan kimia
4. Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan
7. Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem
Kompetensi Dasar
1.3. Melakukan pengukuran dasar secara teliti denagn menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering gdigunakan dalam kehidupan sehari-hari. (kelas VII/ semester 1)
4.4 Mengidentifikasi terjadinya reaksi kimia melalui percobaan sederhana (kelas VII/ semester 1)
4.3 Mendeskripsikan bahan kimia alami dan bahan kimia buatan dalam kemasan yang terdapat dalam bahan makanan (kelas VIII/ semester 1)
7.1 Menentukan ekosistem dan salinh hubungan antara komponen ekosistem (kelas VII/ semester 2)
PERKEMBANGAN PEMBELAJARAN SEJARAH
Pengajaran Sejarah
Menurut I Gde Widja (1989: 91) sejarah adalah studi keilmuan tentang segala sesuatu yang telah dialami manusia di waktu lampau dan yang telah meninggalkan jejak-jejaknya di waktu sekarang. Penekanan perhatian diletakkan pada aspek peristiwanya sendiri, dalam hal ini terutama yang bersifat khusus dari segi-segi urutan perkembangannya yang kemudian disusun dalam suatu cerita sejarah.
Pengajaran Sejarah bertujuan agar peserta didik memperoleh kemampuan untuk berfikir historis dan memahami sejarah. Melalui pengajaran sejarah, diharapkan peserta didik mampu mengembangkan kompetensi untuk berfikir secara kronologis dan memiliki pengetahuan tentang masa lampau yang dapat digunakan untuk memahami dan menjelaskan proses perkembangan dan perubahan masyarakat serta keragaman sosial budaya dalam rangka menemukan dan menumbuhkan jati diri bangsa di tengah-tengah kehidupan masyarakat dunia.
Langganan:
Postingan (Atom)



